Demi pena , dan apa yang dituliskannya; [68:1]

Wednesday, September 23, 2009

Pompeii.

Bismillahirrahmanirrahim [96:1]

Alhamdulillah... back in Malaysia. -bak kata mereka, no place like home.
Alhamdulillah... kembali mengisi ruang yang sudah 3 minggu kosong.
Alhamdulillah...

2 Syawal 1430H, dengan izin Allah yang Maha Pemurah , saya berkesempatan ke Pompeii Exhibition di Melbourne Museum , muzium terbesar di hemisfera selatan dunia, dibawa oleh Kak Maimunah KD yang baik hati serta ditemani oleh si 'curious' Khadijah dan si comel Hajar dan tidak dilupa , tiketnya ditaja oleh Maksu Tuti. Jazakunnallah! Kredit penghargaan buat mereka semua.


A DAY IN POMPEII


Image Hosted by ImageShack.us



"Apabila engkau mendengar ilmu, maka bicarakanlah ilmu itu;" -Saidina 'Ali

Berbalik kepada tajuk di atas. Lawatan saya ke pameran "Pompeii" telah membuka mata (mungkin juga hati?) saya seluas-luasnya. Dan, jujurnya, sesampainya di Melbourne inilah, pertama kali saya mendengar perkataan Pompeii. Perkataan yang tidak pernah singgah pun di corong telinga saya sebelum ini mahupun di lensa mata tatkala menelusuri saluran Discovery Channel dan yang sewaktu dengannya. Ceteknya ilmu... -Sahihlah, jauh berjalan , luas pemandangan, pengetahuan dan pengalaman!

"Tidakkah bumi Allah itu luas, yang membolehkan kamu berhijrah dengan bebas padanya?;" [4:97]


Baik, suka untuk saya kongsikan dengan kamu di sini. Mungkin ada antara kamu yang membaca belum pernah mendengar atau kurang jelas tentang sejarah Pompeii. Maka, izinkan saya membawakan cerita secara ringkas tentang Pompeii, biar yang buntu menjadi tahu dan yang mengerti kian pasti! Untuk cerita yang lebih mendalam, boleh dicari sendiri. Bagi golongan yang tidak meminati sejarah, ini mungkin satu cabaran buat kamu untuk membaca dan mengutip mutiara manfaat daripadanya!

Secara ringkasnya , Pompeii merupakan sebuah kota Rom kuno yang kini terletak di Wilayah Campania di selatan Republik Itali. Ceritanya bermula pada 24 Ogos 79 AD. Kaum yang menghuni kota Pompeii ini telah diazab oleh Allah dengan gempa bumi, serta ledakan dahsyat Gunung Vesuvius (landmark Itali zaman itu) yang berada di sebelah barat kota tersebut. Abu-abu serta lava yang membakar yang telah dimuntahkan oleh Gunung Vesuvius ini dalam waktu yang sangat singkat dan mendadak telah membumihanguskan kota Pompeii daripada peta dunia serta sejumlah besar penghuni-penghuninya yang tidak berkesempatan untuk melarikan diri dalam masa kurang 48 jam.

“Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering; ” [54:31]


-- Gambar ini merupakan gambaran semata-mata. Saya pasti yang sebenarnya, lebih dahsyat!

Dan kota ini pun terkubur dalam jangka waktu lebih kurang 16 abad sebelum kajian arkeologi dibuat dalam membongkar rahsia tentang kota ini. Dan, dengan izin Allah, kisah ini pun sampai kepada kita saat ini setelah kota ini digali kembali. Di tempat pameran yang saya kunjungi tersebut , peristiwa letusan gunung tersebut sehinggalah kepada perkuburan kota ini diceritakan kembali dalam bentuk sebuah montaj. Cukup menyentuh jiwa. Cerita ini dibongkar oleh salah seorang penduduk kota Pompeii yang diselamatkan Allah daripada azab ini, Pliny The Younger yang merupakan seorang peguam dan penulis. Dan terdapat juga beberapa "manusia" yang telah dijadikan "batu" (preserved) oleh Allah, juga untuk kita persaksikan! Antaranya...



"Hmm, dijah rasa, mesti Allah selamatkan dia (Pliny) sebab Allah nak ceritakan kat kita pasal kisah ni;" Tiba-tiba Khadijah memberi komentar yang cukup matang , saya kira. Dan saya pun tersenyum dan mengiyakan dalam hati.

Teringat semasa kami berjalan-jalan di situ, kasihan saya melihat Kak Maimunah yang tanpa henti dan bersungguh-sungguh menerangkan , menterjemah dan menjawab setiap persoalan yang dilontarkan oleh Khadijah & Hajar (saya pun tidak terkecuali, sebenarnya!) dengan bergaya seperti seorang cikgu . Andailah saya yang diasak-asak begitu, lelah rasanya menjawab. Saya dapat melihat sebuah gunung 'ingin tahu' sedang meletus dalam kepala mereka! ;)

Kembali ke pangkal jalan.
-Kenapa?
Yes, There's no smoke without fire-
Azab Allah ini pastinya tidak diturunkan tanpa sebab. Diperkatakan kisah di atas kota Pompeii ini seolah-olah pengulangan daripada sejarah Kaum Nabi Lut a.s.


" Catatan sejarah menunjukkan bahawa kota tersebut ternyata merupakan pusat kemaksiatan dan kemungkaran. Kota tersebut dipenuhi oleh meningkatnya jumlah lokasi perzinaaan atau pelacuran (dan kegiatan homoseksual) . Betapa banyaknya hinggakan jumlah rumah-rumah pelacuran tidak diketahui. Organ-organ kemaluan lelaki dengan ukurannya yang asli digantung di pintu tempat-tempat pelacuran tersebut. Menurut tradisi ini, yang berakar pada kepercayaan Mithraic, organ-organ seksual dan hubungan seksual sepatutnya tidaklah dilakukan di tempat tersembunyi; akan tetapi hendaknya dipertontonkan secara terbuka. " -sumber : HarunYahya


Diceritakan juga, zaman kini, di kawasan tersebut , tidak banyak berubah "aktivitinya".Penghuni kini masih lagi kekal dengan "aktiviti" yang sama seperti yang saya 'quote' kan di atas ini. Itulah dia, golongan yang tidak mahu belajar dan mengambil pelajaran!


Begitulah kisahnya. Pastinya, cerita saya ini tidaklah sebanding dengan apa yang dilihat di sana. Ringkasan pun namanya. Apapun, Perjalanan kami di situ membuatkan saya berkata dalam hati, "Insaflah wahai diri...."


**P/s : Buat yang selayaknya , 'Eid Mubarak 1430H! -Ya Allah, hidupkan kami dalam ihsan, iman dan islam; selama-lamanya!


WallahuA'lam. To Make People Understand.
Bicara Sang Khalifah 2009


4 komentar:

d0c-t0-be (insyaAllah) said...

awesome! ;)
best3 ^_^..hehe
tak silap akak..cerita tentang benda nie ada dalam buku Harun Yahya..Kaum2 Yang Pupus.
tapi,akak tak habis baca lg.
jazakillah sebab jelaskan dalam blog
moga kita beroleh pengajaran dan kesedaran.ameen~

d0c-t0-be (insyaAllah) said...

awesome! ;)
best3 ^_^..hehe
tak silap akak..cerita tentang benda nie ada dalam buku Harun Yahya..Kaum2 Yang Pupus.
tapi,akak tak habis baca lg.
jazakillah sebab jelaskan dalam blog
moga kita beroleh pengajaran dan kesedaran.ameen~

-ilisyazwani- said...

@ kak d0c-t0-be (insyaAllah)

'afwan kathir~

&

:) Jazakillah kak wani, sudi membaca (dan komen)

na'am2, bersama mengutip mutiara2 (ehm~) manfaat daripadanya ;)

luqman said...

hmm..nampak sgt penulis kurang resourceful..tp takpe, ilmu itu rezeki, rezeki datang dgn pelbagai cara..